13.04.2005
The Battle is On
Kurenungi makna ucapan seseorang
yang berdiri tak jauh dari diriku
Meskipun kenal, kami tidak berteman
Saling mengenal karena persamaan kepentingan
yang harus didahulukan
Sudah cukup sabar rasanya diri ini
menahan hingga satu tahun
Namun ketika akhirnya terucap juga dari bibir mungilnya,
Layaknya seorang petinju yang mendapatkan
pukulan telak di ulu hati
Jangan ditanya bagaimana sakit dan pedihnya

Setan dalam diri bermunculan dan mengambil alih
Peranan logika, akal sehat dan hati nurani
Bagaikan gunung api yang memuntahkan isinya
Setelah tertidur ribuan tahun

Tidak akan ada paragraf penutup di tulisanku kali ini
Karena hingga saat tulisan ini selesai diketik
Masih terjadi pertandingan yang kutak tahu
Hingga kapan bisa kumenangkan

15:05 Permalink | Comments (1) | Email this


Comments
knapa luh?? mo berantem?? gigit aja pantatnya nin...
Posted by: orang ganteng | 14.04.2005
Post a comment