27.04.2005

Swing di Ulu Hati

Hatiku seperti layaknya terkena swing ala petinju professional, pedih dan sakit banget! meskipun tidak sampai mengeluarkan darah dan cedera fisik, namun tak ayal pukulan tersebut tepat mengenai sasaran di pusat simpul2 saraf hatiku.

Segitu rentannyakah lingkungan saat ini? Segitu gampangnyakah seseorang dapat berbuat baik dan buruk dalam waktu yang bersamaan? Segitu mudahnyakah seseorang untuk menganggap dirinyalah yang terbaik dan terhebat? Kuakui diriku pun hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari khilaf dan kesalahan. Namun ketika aku mempertanyakan sesuatu yang seharusnya memang hakku, mengapa kemudian banyak mata yang melotot dan menghakimi diriku, seakan-akan apa yang kuperbuat itu salah?

Lebih tak kumengerti, mengapa hal yang tadinya kukira kupertanyakan secara baik-baik untuk mendapatkan hasil yang baik pula, kini berbalik menjadi boomerang yang menyerangku? Sudah gilakah aku? Ataukah lingkungan dan keadaan yang sudah menggila, sehingga jika hanya aku yang waras, maka dirikulah yang akan dianggap gila?

Heran! Ya, mungkin kata yang tepat adalah heran terhadap situasi dan keadaan yang akhir2 ini semakin menggila dan tak menentu. Bukankah apa yang kita jalani di dunia ini sudah ada yang mengatur? sudah ada jalannya masing2? Lantas mengapa pertanyaan yang seyogianya memang hakku untuk bertanya menjadi sebuah persoalan yang membuat banyak orang mengerutkan alis matanya, dan berkonspirasi untuk memusuhiku?

Aku bukannya tidak siap untuk dihadapkan kepada kenyataan bahwasanya aku harus siap sewaktu-waktu ada yang menghunuskan samurainya di belakang punggungku. Mungkin ia lupa mengasah samurainya, karena terbukti punggungku tidak berdarah, namun mengiris hatiku. Sangat pedih, meskipun lukanya tidak terlihat secara fisik. Tapi kuakui jika diriku membalikkan badan dan mengahadap ke samurai tersebut dari arah depan, pasti akan terjadi adu ketajaman samurai yang akhirnya (pun) aku yang kalah. Bukan karena kalah tajam, tapi kalah karena mengalah. Sebab samurai yang dihunuskan kepadaku, ternyata bermata dua sedangkan samurai yang kumiliki hanya sebuah samurai warisan dari orang tuaku.

Sebuah suara berbisik di telingaku. Sebuah suara yang kuyakini bukanlah suara dari dunia lain seperti yang sering kita lihat di kisah2 misteri di televisi. Bisikan yang hati kecilku pun setuju terhadapnya, bahwa aku HARUS lah ikhlas menjalani hidup ini. Ikhlas bukan dalam arti pasrah kepada keadaan, melainkan ikhlas menerima semua hal yang terjadi. Namun belajar untuk ikhlas harus kuakui sulitnya minta ampun! Karena, aku hanya manusia biasa yang sedang berupaya keras untuk tidak memusingkan urusan duniawi.

Jika kuteruskan tulisan ini, hati kecilku akan terus menerus mengingatkan diriku untuk selalu tawadhu dan ikhlas menjalani hidup. Karena apabila kubiarkan hatiku yang terluka untuk mengambil alih logika dan perasaan, maka tulisan ini akan dipenuhi oleh perkataan2 yang akan menempatkan diriku pada posisi yang sama dengan orang yang memiliki samurai tersebut.

Mungkin benar orang2 bijak dahulu berkata, setajam2nya sebuah pisau, masih lebih tajam mulut manusia apabila kita tidak mengontrolnya.

*ouch!*

Sekelumit Cerita Pernikahan Vq & Zaidan

Minggu, 24 April 2005
11.00-13.00 wib

Gw dateng bersama mpok, buncil dan nandy. Memang, kebetulan sekali pernikahan kedua orang teman dekatku ini saat long wiken, jadi kedatangan gw ke bandung untuk menghadiri resepsi pernikahan mereka dan untuk bertemu sahabat2 gw. Sebelumnya gw,mpok,nandy,buncil,ninja,dan kucrit sudah sepakat untuk patungan membelikan Vq & Zaidan hadiah pernikahan "sebuah pakaian" yang hanya bisa dinikmati oleh mereka berdua saja (hahahaha :D).

Setelah sempat kebingungan mencari lokasi resepsi pernikahan, akhirnya kami menemukan gedung pertemuan yang dimaksud. Kami pun segera turun dari mobil dan menghampiri penerima tamu, dan ternyata si ade udh menunggu kedatangan para tamu dengan kamera di tangannya. Dia pun meminta kami untuk menulis sepatah dua patah kata di atas kanvas yg telah disediakan. Di depan pintu masuk, kami bertemu dengan imam, sam, haikal, dan atang (sumpah gw lupa nama asli elo! :D).

Kemudian kami berempat pun masuk ke dalam gedung di mana terlihat pasangan pengantin yang petakilan tidak mau diam dan turun dari singgasana pelaminan. Pada saat gw hendak menyalami mereka, tiba2 saja sang pengantin pria berbalik badan dan memunggungi gw. Huh! kl ga ingat dia lagi nikah, udah gw jitak tuh anak! eh pengantin perempuannya cuman senyum2 nakal gitu, sambil berulang kali mengucap: "To, kita mah udah sah...jadi mo peluk, mo cium mo ngapain juga udah legal!" kontan kita berempat yang mendengarnya langsung ilfil! terutama karena kami kenal baik bagaimana watak dan perilaku kedua pengantin tersebut. Tapi toh, kami meneruskan salaman dan beranjak ke prasmanan dan gubug2 makanan (laper dong!hihihihi :p). O,ya Btw ini foto pengantin yang sedang berbahagia:



Belum sempat kami berempat duduk manis, kami sudah langsung bertemu dengan teman2 lawas (eits...kamana atuh lawas?)..ada tisha yang kini telah resmi jd istrinya hyoga, andri duta yang kini jadi produser di HR fm bdg, cicot yang kini bekerja di ardan, dangdut yang kini jadi konsultan komunikasi event yang handal (pdhl hampir tiap hari gw brgkt brg doi!), kemudian dani sang pejantan garing yang (alhamdulillah) saat salaman dia tidak melemparkan humor segar di tengah siang hari bolong.

Kemudian gw, buncil, dan nandy langsung lincah mengambil antrian di gubug dimsum. Nandy yang membawa kamera, berinisiatif untuk mengabadikan momen kami berkumpul. Semakin siang, semakin banyak orang yang berdatangan. Angkatan 97 satu per satu mulai menampakkan batang hidungnya. Soleh, Jefri (buset!! perut tuh jep?? :p), cupi, robi, atan, dedi, hawe, syauqy, andri maadsa, dan 97-ers lainnya yang waktu gw ketemu sih inget muka, tapi lupa nama! wuehehehehe :p

Lalu berturut berdatanganlah temen2 gw seangkatan 99-ers : risye (masih garing hare gene?), ule, desi (asyekk..punya temen di trans! :p), anti, teta, landri (beserta tunangan), cici, bonti (agak telat, tp gpp! :D), dan anak2 jurnal'99 yang sori pisan gw lupa nama kalian. ah gw ini emang payah untuk menginat nama orang2 :p

Mo liat kami yang turut senang dengan pernikahan vq&zaidan? (pdhl mah, emang mo tampil aja tuh! :p) berikut adalah beberapa foto diantaranya:





Terakhir sebelum pulang, kami semua 99-ers berkesempatan untuk foto bersama. Sungguh saat yang tepat untuk bertemu dengan teman2 kampus setelah sekian lama ga ketemu.

ps: gw masih nunggu kiriman email dari nandy yang foto bersama pengantinnya :D

10:30 Posted in memories | Permalink | Comments (1) | Email this

Rumah Nenek

Gw, mpok, buncil, dan nandy memutuskan untuk makan malam di rumah nenek yang merupakan sebuah restoran dengan konsep cafe, lighting yang temaram sehingga menciptakan suasan cozy (sayang, waktu gw dateng malem minggu penuh banget euy!), dengan suguhan menu indonesian dan western, serta live music yang ternyata salah satu personilnya pemain keyboard adalah teman kampus kami.

Gw memutuskan untuk memesan ayam bakar bumbu bali dan raspberry tea, mpok memesan fried calamari dan secangkir black coffee, buncil dan nandy sepakat untuk memesan sop buntut dan sop buntut goreng. Awalnya kami hanya mengobrol ngalur ngidul, bercerita tentang kabar teman-teman yang sudah lama tidak berhubungan. Kemudian intensitas obrolan meningkat, dan volume suara kami pun mengalahkan suara musik yang seharusnya dominan. Tawa kami yang sangat keras (terutama gw bo!), mengundang perhatian waiters dan pengunjung lainnya, tapi kami tak peduli karena kami sedang melepas rasa kangen dan sudah lama tidak bertukar pikiran dari A hingga -200!

AAAhhh....simpul2 saraf di otak gw yang sudah lama tak terurai, sepertinya kini telah menemukan minyak pelumasnya. Seperti seekor unta yang telah berjalan 2 hari 2 malam di gurun sahara, dan menemukan telaga air zamzam. Meskipun gw terkena flu, karena badan sudah manja tidak pernah tidur di atas jam9 malam lagi, tapi malam itu worthed gw tuker dengan kesehatan diri gw! Berlebihan? Nggak juga sebetulnya, karena malam itu gw mendapatkan pembicaraan yang sangat berharga dari sekedar obrolan ringan, gosip, hingga topik serius yang hanya kami berempat yang mengerti. Mpok aja menamainya sebagai : "I found treasure, tonight!" hehehe :D

Kemudian, jauh di hati gw ada sebuah keinginan untuk sering2 bertemu dengan sahabat2 gw ini. Bukan hanya sekedar mereka bertiga, tapi ketiga sahabat gw yang sedang meneruskan studinya di negeri orang, sahabat2 yang satu jurusan dengan gw, dan sahabat2 cowok gw yang dulu sering menemani hari2 gw. Ingin rasanya gw bertemu dengan mereka semua sebelum gw pergi berkunjung ke kota lain dalam waktu yang lumayan lama.

Insya Allah, akan terwujud keinginan gw ini. Amiin

21.04.2005

Superindo

Flash back...

Gugup! Ya, perasaan tersebut terus menghantuiku sepanjang hari ketika menerima sms pemberitahuan bahwa dirinya akan datang ke kota ini. Sambil menunggu dirinya datang, aku masuk ke superindo hanya untuk sekedar mencuci mata dan menenangkan perasaan gugup. Setelah berputar-putar selama sepuluh menit, akhirnya inaco nata de coco menjadi pilihanku sebagai camilan sembari menunggu kedatangannya.

Takut! Ya, perasaan takut juga menghampiri diriku menjelang saat-saat pertemuan dengan dirinya. Ketakutan yang tidak beralasan sebetulnya, karena meskipun hampir satu setengah tahun tidak bertemu, kami kerap melakukan komunikasi via telpon. Tapi ya...seberapa seringnya sih, berkomunikasi lewat telpon bisa dilakukan karena faktor pulsa HP yang kurang bersahabat? Sambil membuka satu persatu inaco nata de coco, aku terus menundukkan kepala karena takut melihat dirinya dari kejauhan.

Mengapa aku takut dan gugup? Sebetulnya aku takut menghadapi kenyataan, apakah perasaanku padanya akan tetap sama seperti dulu? Banyak kejadian yang pastinya kami alami masing-masing dalam kurun waktu satu setengah tahun. Kedua telapak tanganku berkeringat, kepala tertunduk, setiap saat membasahi bibir, mungkin kalau ada orang yang melihat diriku, akan merasa kasihan padaku.

Akhirnya, mobilnya pun datang memasuki pelataran parkir. Dirinya turun dan mobil dan langsung menghampiriku, namun aku hanya berani mengamatinya dari sudut ekor mataku, sambil tetap menundukkan kepala. Tak lama kemudian, ia sudah duduk di hadapanku sambil tersenyum. Senyuman yang hampir kulupakan dan kupikir sudah tidak punya kekuatan apa pun terhadap diriku. Tanpa kusadari, aku seperti seorang anak kecil yang dibelikan loli pop, sangat senang melihat dirinya di hadapanku. Alhamdulillah, ketakutan dan kegugupan tadi langsung sirna digantikan oleh perasaan nyaman yang kupikir juga telah hilang seiring dengan kepergiannya. Kami seperti dua sahabat lama yang saling bercerita tentang diri masing-masing, dan tentang harapan-harapan kami di masa yang akan datang.

08:30 Posted in memories | Permalink | Comments (2) | Email this

15.04.2005

INFO KESEHATAN : Kolesterol dalam Makanan

Sumber : General Hospital, Singapore      

NO. Nama Makanan (per 10 gr) Kolesterol (mg) Kategori

1. Putih telur ayam 0 Sehat

2. Tripang ( Haisom ) 0 Sehat

3. Ubur – ubur 0 Sehat

4. Susu sapi non fat 0 Sehat

5. Daging ayam pilihan tanpa kulit 50 Sehat

6.Daging bebek pilihan tanpa kulit 50 Sehat

7. Ikan sungai biasa 55 Sehat

8. Daging sapi pilihan tanpa lemak 60 Sehat

9. Daging babi pilihan tanpa lemak 80 Sehat

10. Daging kelinci 85 Sehat

11. Daging kambing tanpa lemak 70 Sehat

12. Ikan ekor kuning 85 Sehat

13. Daging asap ( ham ) 98 Sekali – sekali

14. Iga sapi 100 Sekali – sekali

15.Iga babi 105 Sekali – sekali

16. Daging sapi 105 Sekali – sekali

17. Burung dara 110 Sekali – sekali

18. Ikan bawal 120 Sekali – sekali

19. Daging sapi berlemak 125 Sekali – sekali

20. Gajih sapi 130 Hati – hati

21. Gajih kambing 130 Hati – hati

22. Daging babi berlemak 130 Hati – hati

23. Keju 140 Hati – hati

24. Sosis daging 150 Hati – hati

25.Kepiting 160 Hati – hati

26.Udang 160 Hati – hati

27.Kerang argar / siput 160 Hati – hati

28. Belut 185 Hati – hati

29.Santan kelapa 185 Berbahaya

30.Gajih babi 200 Berbahaya

31. Susu sapi segar 250 Berbahaya

32.Susu sapi cream 280 Berbahaya

33. Coklat / Cacao 290 Berbahaya

34. Mentega / argarine 300 Berbahaya

35.Jeroan sapi 380 Berbahaya

36.Jeroan babi 420 Berbahaya

37.Kerang putih / remis / tiram 450 Berbahaya

38.Telur bebek 500 Berbahaya

39.Jeroan kambing 610 Berbahaya

40.Cumi – cumi 1170 Pantang

41.Kuning telur ayam 2000 Pantang

42.Otak sapi 2300 Pantang

43.Otak babi 3100 Pantang

44.Telor burung puyuh 3640 Pantang

Pus pus pus...(bukan kucing!)

eh bo bo...temen kantor gw pas gw tanyain di YM, katanya doi lagi liat tabel kolesterol!
waduhhh....gw punya banyak timbunan lemak nih di tubuh gw
olah raga ga pernah, makan nya banyak! sering ngemil, seneng makan yg pedes dan asin!
not to mention makanan yg gw suka : seafood, ayam, sate padang, bakso...
wah pokoknya semua makanan yg enak2 deh dan yg banyak lemaknya deh!!!!

tapi kan, lemak ada yg baik dan jahat ya...mudah2an lemak yg bersemayam dalam darah gw,
adalah lemak yang baik! hehehe (pembenaran lah...:p)

anyway, email dari temen gw dah nyampe jadinya...gw mo baca dulu yak!!! ntar gw kasih tau deh
ttg kolesterol yg ada di setiap makanan2 yg enak ituh!! hehehe..masa diet sehhhh??? ga banget deh boooo..!!!!

Chopstix

Hari jumat niy...
Chopstix baru buka di blok m plaza niy...jdnya gw, kobi, eji, mbak vid mo maksi di sana deh! hbs bosen bo..makan cateringnya pak ali (meskipun skrng udah ga pake styrofoam lagi..lebih sehat deh!:D) trus, tadinya kita mo liat2 cd bajakan di sogo jongkok mandiri, setelah tertunda brp minggu tp ga tau deh jd ga yah???

hr minggu next week, gw ada rencana ke bandung temen kampus gw ada yg mo merit...tapi ada temen gw yg mo ikut ke bdg, tapi masih ragu2...(bo...jd ga neh???:p)

anyway, dari td mbak vid udah ribut ngajakin cabs sekars secara doi mo ke klien di daerah cilandak jam stgh 2..eh si kobi malah asyik foto2 narsis dengan frame bayi dan penjara dari K508nya mbak vid! hihihihihi :p

Alhamdulillah finally i said the things that bothered my mind for the past these months...
relieved deh hati ini! hehehe :D
insya Allah dimudahkan jalannya...amiin

13.04.2005

The Battle is On

Kurenungi makna ucapan seseorang
yang berdiri tak jauh dari diriku
Meskipun kenal, kami tidak berteman
Saling mengenal karena persamaan kepentingan
yang harus didahulukan

Sudah cukup sabar rasanya diri ini
menahan hingga satu tahun
Namun ketika akhirnya terucap juga dari bibir mungilnya,
Layaknya seorang petinju yang mendapatkan
pukulan telak di ulu hati
Jangan ditanya bagaimana sakit dan pedihnya



Setan dalam diri bermunculan dan mengambil alih
Peranan logika, akal sehat dan hati nurani
Bagaikan gunung api yang memuntahkan isinya
Setelah tertidur ribuan tahun



Tidak akan ada paragraf penutup di tulisanku kali ini
Karena hingga saat tulisan ini selesai diketik
Masih terjadi pertandingan yang kutak tahu
Hingga kapan bisa kumenangkan

Pondok Reni

(sepulang dari bandung di dalam kendaraan 1510 AB, jam 8 malam waktu jatinangor)

kucrit :"to, gw mampir bentar dong ke kosan lo"
buncil :"ngapain crit? ga langsung ke rangga aja bareng gw & mpok?"
kucrit :"hehehe ada deh..."
mpok :"ah, sok rahasia2 lo crit...wuehehe"
goto :"lo mo parkir di lapangan voli apa parkir di kosan gw aja?"
kucrit :"di kosan lo aja deh"
mpok :"ya udah crit, kita turun di sini deh sebelom lo belok ke pondok reni"
kucrit :"ok deh..!"

(kamar no.26 dengan dinding berwarna hijau ditemani makan malam sate dan tv terdengar percakapan dua orang perempuan manis)

kucrit :"to, gw mo cerita nih"
goto :"apaan?" (mulut dan tangan belepotan bumbu kacang, ga manner amat yak makannya? wuehehe)
kucrit :"tapi lo jng bilang siapa2, belom ada yg tau nih"
goto :"gw gitu loh...aman deh"
kucrit :"udah to!"

(tangan kanan dengan sate hang di udara, mulut menganga dengan kepala agak tengleng)

goto :"................"
kucrit :"hehehehe"
goto :"................"
kucrit :"to..lo jng hang lama2 dong.."
goto :"gmn ga hang gw." "............."
kucrit :"tp baru elo nih yg tau loh, to!"
goto :"eh iya yak...hmmm...wah alamat bakalan senyum2 & ketawa2 ndiri nih gw"
kucrit :"itu mah terserah elo, kl elo mau disangka orang gila wuehehe"
goto :"wuahahahahahahaha.....senangnya....."
kucrit :"heh! jng ketawa ngakak lo, ntar nyokapnya reni naek ke atas kan ga lucu!"
goto :"ga lah...gw kan dah cengli sm reni & nyokapnya"

(malam itu, penghuni kamar no.26 dinding berwarna hijau tidur dengan senyuman lebar di bibirnya)


10:50 Posted in memories | Permalink | Comments (2) | Email this

12.04.2005

Sate Anggrek



(terdengar dering bunyi handphone Dre, ketika sedang makan sate anggrek bersama nunik & goto)

cowok : "Hai dre, apa kabar?"
dre : "baik, lg makan nih! sama nunik"
cowok : "makan di mana?"
dre : "sate anggrek"
cowok :"gw ke sana yah"
dre :"ngapain?"
cowok :"ya..mau ketemu elo sama nunik"
dre :"lo ngobrol dulu nih sama nunik"
nunik :"halo..apa kabar lo?"
cowok :"kabar baik, gw ke sana yah"
nunik :"wah, lo tanya dre aja deh"
dre :"eh elo, gw kenalin sama temen gw nih, orang padang jg sama kayak elo"
(dan tiba2 hp pun berpindah tangan)



goto :"eh? apaan sih lo dre? gw lagi makan nih"
dre :"udah, basa-basi aja dulu"
goto :"halo..siapa nih?"
cowok :"nah, elo siapa?"
goto :"yeee...malah nanya balik"
cowok :"dre mana?"
goto :"tau nih, malah dikasih ke gw hpnya. bentar"
(hp pun berpindah tangan kembali)

dre :"udah kenalan belom?"
cowok :" lah, dia ga mau nyebutin namanya"
dre :"dia itu namanya nina, orang padang jg sama kayak elo...sering chatting juga tuh nicknya simply_green"
cowok :"lagian, siapa yang tanya dre? hehehe"
dre :"ya...mana tau aja lo berdua suatu saat nanti ketemu dan kenalan"
cowok :"ooo...eh, gw ke sana yah"
dre :"ga usah deh...gw jg dah selesei nih, mo balik"
cowok :"ya udah deh, besok gw telpon lg"
dre :"ok..."

*sate anggrek-kota kembang*

15:05 Posted in memories | Permalink | Comments (4) | Email this

All the posts